Minggu, 31 Maret 2013

KTP

WEST JAVA PROVINCE
DEPOK CITY

Identification Number: 3276055612910006
Name: Khairunnisa
City/Date of Birth: Jakarta/December 16th, 1991
Sex: Female
Address: Kp. Cikumpa
     Rt/Rw: 006/010
     Country: Sukmajaya
     Subdistrict: Sukmajaya
Religion: Islam
Occupation: Student
Blood Type : -
Marital Status : Unmarried
Nationality: Indonesia
Expiry : December, 16th 2014

Signature/Fingerprint     Head of Sub-District/ Head of Village


Khairunnisa

Rabu, 12 Desember 2012

INTERAKSI BUDAYA. Perbedaan Masyarakat Tradisional dan Masyarakat Modern


CIRI-CIRI MASYARAKAT TRADISIONAL

Tradisonal berasal dari bahasa latin yaitu “Traditum” yang memiliki makna Transmitted yaitu pewarisan sesuatu dari sutu generasi ke generasi berikutnya.
Ciri-ciri masyarakat tradisional menurut Talcott Parson :
1.    Afektifitas : yaitu hubungan antar anggota masyarakat didasarkan pada kasih saying.
2.    Orientasi kolektif yaitu lebih mengutamakan kepentingan kelompok/kebersamaan.
3.    Partikularisme yaitu segala sesuatu yang ada hubungannya dengan apa yang khusus berlaku untuk suatu daerah tertentu saja, ada hubungannya dengan perasaan subyektif dan rasa kebersamaan.
4.    Askripsi yaitu segala sesuatu yang dimiliki diperoleh dari pewarisan generasi sebelumnya.
5.    Diffuseness ( kekaburan ) yaitu dalam mengungkapkan sesuatu dengan tidak berterus-terang.

Tambahan:
1. Masyarakat yang terikat kuat dengan tradisi.
2. Masyarakatnya homogen ( hampir dalam segala aspek).
3. Sifat pelapisan sosialnya “tertutup “
4. Mobilitas sulit terjadi.
5. Perubuhan terjadi secara lambat.
6. Masyarakatnya cenderung tertutup terhadap perubahan.
CIRI-CIRI MASYARAKAT MODERN
Kata Modern berasal dari bahasa latin “ Modo” = cara dan “ Ernus” = masa kini. Menurut Talcott Parson :
1.    Netralitas efektif yaitu bersikap netral, bahkan dapat menuju sikap tidak memperhatikan ol/ling.
2.    Orientasi diri yaitu lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri.
3.    Universalisme yaitu menerima segala sesuatu dengan obyektif.
4.    Prestasi yaitu masyarakatnya suka mengejar prestasi.
5.    Spesifitas yaitu berterus terang dalam mengungkapkan segala sesuatu.

Menurut Alex Inkeles manusia modern memiliki cirri-ciri sebagai berikut:
1.    Menerima hal-hal baru.
2.    Menyatakan pendapat baik tentang lingkungannya sendiri maupun luar.
3.    Menghargai waktu.
4.    Memiliki perencanaan dan pengorganisasian.
5.    Percaya diri
6.    Perhitungan
7.    Menghargai harkat hidup orang lain
8.    Lebih percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi.
9.    Menjunjung tinggi suatu sikap dimana imbalan sesuai dengan prestasi yang diberikan.

Tambahan :
1. Masyarakatnya heterogen.
2. System pelapisan sosialnya terbuka
3. Mobilitas sosialnya tinggi
4. Melakukan tindakan secara rasional.
5. Tidak terikat pada tradisi/adat.
Syarat-syarat modernisasi:
1. Berfikir ilmiah ( scientific thinking )
2. System administrasi Negara yang baik.
3. System pengumpulan data yang baik.
4. Penciptaan iklim yang menyenangkan ( favourable )
5. Tingkat organisasi yang tinggi.
6. Social planning yang baik
Beberapa Contoh Perbedaan yang paling terlihat antara masyarakat tradisional dan modern :

* Pakaian
Banyak Masyarakat Kota, yang tidak mempunyai rasa malu, dengan membuka auratnya di depan umum (Khalayak ramai)
Sedangkan masyarakat desa cenderung malu dan tidak suka berpakaian terbuka
 
* Kepedulian
Masyarakat desa masih kental akan budaya gotong royongnya, rasa kebersamaan di antara anggota masyarakat masih sangat kental. Berbeda dengan masyarakat kota yang cenderung tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya.
Bahkan dalam masyarakat pedesaan,ketika kita ingin membangun rumah atau merenovasi rumah kita tidak perlu membayar kuli bangunan untuk mengerjakannya karena biasanya para tetangga sekitar bersedia membantu melakukannya.

Kepedulian di antara angoota masyarakat di pedesaan sangat kental. Bisa kita lihat ketika salah satu anggota masyarakat di desa ada yang sakit biasanya banyak yang menjenguk. Berbeda dengan di kota yang hanya memikirkan diri sendiri tanpa peduli dengan kehidupan sekitarnya.

* Cara Berfikir
Dalam masyarakat desa masih kental dengan budaya-budaya yang berbau gaib. Maka dari itu untuk masyarakat pedesaan yang seperti itu biasanya sangat tertutup dan sulit menerima kebudayaan modern. Cara berfikir mereka biasanya berhubungan dengan mitos-mitos atau cerita leluhur yang adakalanya sangat tidak masuk akal. Sedangkan masyarakat kota cenderung berfikir secara logika dan sulit menerima hal-hal yang bersifat tahayul/gaib.

Contohnya cara pengobatan di desa dan kota berbeda. Di desa biasanya masih mampercayain cara pengobatan lama sedangkan di kota lebih percaya akan peralatan pengobatan yang canggih.

Minggu, 04 Desember 2011

Kerak Telor

 
MAKANAN khas Jakarta dikenal memiliki rasa yang gurih dan cukup menarik sebagai teman minum teh. Makanan-makanan itu adalah : 

Kerak Telor 

Penganan yang satu ini identik dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sebab, kerak telor selalu dijumpai setiap kali PRJ digelar. Saat ini, kerak telor menjadi makanan langka. Meski merupakan penganan khas Betawi, penjualnya justru kebanyakan berasal dari Sunda, Jawa Barat. 


Kerak telor memiliki rasa yang gurih. Rasa gurih itu datang dari bahan-bahan yang digunakan di dalamnya, yaitu beras ketan putih, telur ayam atau bebek, udang yang digoreng kering, bawang merah goreng, kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, garam, dan gula pasir. Rasa gurih pada kerak telor bersumber dari campuran udang, bawang merah, kelapa sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica, dan gula pasir. Harganya sepadan dengan bahan yang digunakan sekitar Rp. 9.000,00 sampai Rp 15.000,00.


Bahan Kerak Telur :
  • 100 gr beras ketan putih, dicuci bersih dan direndam dengan air kurang lebih 2 jam
  • 5 butir telur bebek
  • 5 sdm bawang goreng
  • 5 sdm serundeng
  • 5 buah cabai rawit, iris halus
  • 5 sdt garam
  • 2 1/2 sdt lada bubuk
  • 2 1/2 sdt gula pasir
  • 5 sdm ebi bubuk
Cara membuat Kerak Telur :
  1. Panaskan penggorengan kerak telur hingga cukup panas.
  2. Masukkan satu sendok makan sayur ketan yang sudah direndam beserta airnya, tutup dan masak kurang lebih 2 – 3 menit.
  3. Buka tutupnya, kemudian beri 1 butir telur, 1 sdm bawang goreng, 1 sdm serundeng, 1/2 sdm ebi, 1 buah cabai rawit, 1 sdt garam, 1/2 sdt lada bubuk dan 1/2 sdt gula pasir, aduk rata.
  4. Ratakan disisi penggorengan kurang lebih berdiameter 20 cm, tutup dan masak kembali hingga harum
  5. Balik penggorengan kerak telur hingga terjilat api dan permukaan atas harum terbakar. Sajikan.
Untuk 2 porsi

Minggu, 08 Mei 2011

Resensi Film August Rush

Kalau hanya menyimak cerita, film ini hanya seperti fairy-tale, dongeng seribu satu malam. Terlalu sederhana kalau film ini diceritakan melalui kata-kata. August Rush lebih banyak bercerita melalui gambar, melalui gerakan, dan melalui musik, daripada melalui kata-kata atau dialog antar para pemainnya. Namun minimnya kata-kata, membuat dialog yang ada di film ini menjadi sangat bermakna dan memiliki kekuatan untuk menjelaskan makna musik yang terdengar.
 
Dari film ini lebih bisa dipahami bahwa musik yang terdiri dari nada-nada selalu ada di sekitar kita, sementara alat musik hanya sekedar alat bantu untuk mengulangi nada-nada yang ada di alam, sebuah simfoni kehidupan yang indah.
Seperti yang diungkapkan Evan “August Rush” Taylor di akhir film tersebut, “musik ada di sekitar kita, dan yang perlu kita lakukan hanyalah.. mendengarkan”.
Sambil diiringi cuplikan soundtrack music August Rush disini, masih terbayang indahnya film semalam, … August Rush, it’s just about music …

Semangat musik yang dibawa seorang bocah berusia 12 tahun bisa mengubah hidupnya. Sebuah bukti bahwa seseorang bisa melakukan apa saja apabila ia mempercayainya dengan sepenuh hati.

Cerita diawali dengan kilas balik 11 tahun lalu. Louis Connelly (Jonathan Rhys Meyers) bertemu Lyla Novacek (Keri Russell) di atap sebuah gedung dekat taman Washington, New York.

Louis yang vokalis sebuah band sedang merasa jenuh dengan aktivitasnya. Sedangkan Lyla, sorang pemain cello, tertekan dengan segala tuntutan ayahnya, Thomas Novacek (William Sadler). Mereka saling jatuh cinta pada pandangan pertama.

Namun Louis dan Lyla terpaksa berpisah kota karena Lyla harus memenuhi kehendak ayahnya. Mereka berdua pun akhirnya berhenti bermain musik, Louis kehilangan inspirasinya dan Lyla kehilangan semangatnya.

Di samping itu, pertemuan singkat mereka menyebabkan Lyla mengandung. Namun, Lyla harus kehilangan bayinya ketika mengalami sebuah kecelakaan. Di masa kini, seorang yatim piatu bernama Evan Taylor (Freddie Highmore) merasa ia mampu mendengar suara musik. Ini adalah bakat yang benar-benar luar biasa. Suara-suara berbagai aktivitas sehari-hari yang biasa kita dengar adalah musik bagi Evan.

Seperti anak yatim piatu pada umumnya, Evan ingin menemukan kedua orang-tuanya. Tidak peduli apapun yang orang katakan, Evan percaya orang tuanya ada di suatu tempat. Evan mengaku ia dapat mendengar mereka. Ketakutan hendak diserahkan pada keluarga lain untuk diadopsi dan keinginan untuk mencari kedua orangtua kandungnya, Evan memutuskan lari dari panti asuhan. Hingga akhirnya ia tiba di New York.

Secara tidak sengaja ia terjebak dalam perlindungan seorang pemusik jalanan nyentrik, Maxwell ‘Wizard’ Wallace (Robin Williams). Awalnya Evan gembira sebab Wizard menjanjikan kesuksesan dan memberinya nama julukan yang komersil, August Rush. Namun karena Wizard lebih tertarik untuk menjual bakatnya, Evan pun kecewa dan melarikan diri.

Pelarian Evan kembali membawanya menuju hal yang tak terduga. Ketika pelariannya sampai di sebuah gereja. Bakat Evan kembali terlihat dan Pendeta James (Mykelti Williamson) memutuskan untuk membawa Evan ke sekolah tinggi musik, Julliard.

Nasib Evan benar-benar berubah total karena ia sangat mempercayai musik. Begitu pula dengan Loius dan Lyla yang kembali menemukan kebahagiaan walaupun harus berselang sebelas tahun sebelum mereka bertemu kembali. Film drama musikal ini menawarkan semangat baru. Pada awal film mungkin terasa agak membosankan, namun penonton akan terpukau dengan suguhan musik yang ear cathcy.

Tak heran film ini mendapat nominasi Oscar 2008 dalam kategori 'Lagu Tema Terbaik' untuk single berjudul Raise It Up.
Film ini adalah debut studio pertama sutradara Kirsten Sheridan. Sebelumnya ia menyutradarai film-film independen yang kurang terkenal. Walaupun begitu, August Rush adalah sebuah film keluarga yang layak ditonton.

Biografi Yataro Iwasaki Pendiri Mitsubishi

Yataro Iwasaki adalah tokoh dunia, pengusaha sukses, pendiri raksasa Mitsubishi, sebagai investor dan pebisnis jasa pengiriman barang. Ia dilahirkan dalam sebuah keluarga petani di provinsi Aki, Provinsi Tosa (sekarang Kochi) pada 9 January 1835. Putra dari seorang petani sederhana, Yataro memulai karirnya bekerja pada klan Tosa. Klan diadakan di banyak tempat di Jepang unutk kepentingan bisnis, merangsang anak muda berambisi membangun perekonomian yang baik. Yataro Iwasaki meninggal pada 7 February 1885 pada usia 50 tahun karena kanker.

Yataro memulai karirnya bekerja pada klan Tosa, ia pergi ke Tokyo ketika berusia sembilan belas tahun bertujuan mencari pendidikan. Cedera serius yang dialami ayahnya dalam suatu perselisihan dengan kepala desa membuat Yataro pulang dari Edo setahun kemudian dan sebentar cuti dari studinya. Hakim setempat menolak memproses kasus dari ayahya dan Yataro menuduh hakim korupsi. Ia dikirim ke penjara selama tujuh bulan. Setelah dibebaskan ia tidak memiliki pekerjaan untuk sementara waktu sebelum menemukan pekerjaan sebagai guru sekolah desa.

Di Tokyo ia diperkenalkan dengan aktivis politik Yoshida Toyo, yang terpengaruh dengan ide-ide tentang perekonomian bangsa melalui industri dan perdagangan luar negeri. Yoshida mendapatkan pekerjaan sebagai juru tulis bagi pemerintah Tosa. Ia dipromosikan ke posisi penting di kantor perdagangan di Nagasaki, yang bertanggung jawab untuk perdagangan minyak kamper dan kertas untuk membeli kapal, senjata, dan amunisi.

Setelah Restorasi Meiji tahun 1868 yang memaksa pembubaran dari kepentingan bisnis shogun, Iwasaki pergi ke Osaka dan menyewakan hak untuk perdagangan TSUKUMO Tosa Trading Company. Perusahaan berubah nama menjadi Mitsubishi pada tahun 1873. Perusahaan menggunakan nama Mitsubishi pada Maret 1870, ketika Yataro resmi menjadi presiden.

Mitsubishi kemudian hampir jatuh ketika Insiden Formosan terjadi. Lima puluh empat nelayan Jepang tewas di pulau Formosa (Cina) tetapi pemerintah Cina tidak bertanggung jawab atas hal itu. Perusahaan Yataro awalnya disalahkan, tetapi kemudian keadaan membaik dan bahkan Yataro memenangkan hak untuk mengoperasikan kapal-kapal pemerintah diantaranya kapal transportasi untuk manusia dan barang, kemudian perusahaannya mulai berkembang lagi.

Yataro Iwasaki adalah pribadi yang patuh kepada pemerintah dan kepada perusahaan. Mitsubishi menyediakan kapal-kapal yang membawa pasukan Jepang ke Taiwan, dia mendapat hak untuk mengoperasikan kapal dan subsidi tahunan yang besar dari pemerintah. Dengan dukungan pemerintah, ia mampu membeli banyak kapal dan meningkatkan jalur pelayaran Mitsubishi. Perusahaan Transportasi Mitsubishi Kemudian menjadi perusahaan pelayaran besar, juga membawa pasukan untuk menumpas pemberontakan di Kyushu. Yataro mengajarkan anak buahnya untuk "melayani para penumpang sebaik mungkin" karena mereka adalah sumber pendapatan. Sikap modern "pelanggan selalu benar" adalah senjata utama perusahaannya.

Mitsubishi terdiversifikasi dengan cepat, pertama memperoleh tambahan dan perluasan kapal penumpang dan kargo, kemudian menyediakan transportasi untuk pasukan Jepang ke Taiwan dan Kyushu. Hal ini menyebabkan lebih banyak dukungan pemerintah. Kemudian ia berinvestasi di pertambangan, perbaikan kapal dan keuangan. Pada tahun 1884 ia mengambil sewa dari Nagasaki Shipyard dan menamainya Nagasaki Shipyard & Machinery Works, memungkinkan perusahaan untuk melakukan pembuatan kapal pada skala penuh.

Pada tahun 1885, Yataro kehilangan kendali atas perusahaan pelayaranny. Perusahaan ini bergabung dengan saingan dan menjadi Nippon YUSEN (NYK Line), yang akan kembali ke jajaran perusahaan Mitsubishi di tahun-tahun berikutnya. Meskipun kehilangan perusahaan pelayaran, Yataro mendirikan usaha lainnya (dalam perbankan, pertambangan, surat kabar dan asuransi laut) dan yang menjadi pondasi bagi organisasi Mitsubishi. Kekayaannya melebihi satu juta yen. Yataro begitu percaya diri dan dengan yakin bahwa ia dapat berpartisipasi dalam banyak bisnis. Mitsubishi Kawase-ten, misalnya, adalah perusahaan financial yang juga terlibat dalam bisnis pergudangan. Itu adalah pendahulu dari perusahaan yang sekarang bernama Mitsubishi Bank dan Mitsubishi Warehouse & Transportation. Yataro juga membeli tambang batu bara dan tambang tembaga setelah menyewa sebuah galangan kapal Nagasaki dari pemerintah. Dia telah berpartisipasi dalam mendirikan perusahaan asuransi yang sekarang benama Tokyo Marine and Fire. Dia bahkan memimpin sekolah yang sekarang menjadi Tokyo University of Mercantile Marine.

Iwasaki Yataro adalah pengusaha yang sangat visioner. Dia sering menjamu makan malam pejabat pemerintah di perusahaanya. Iwasaki menghabiskan sejumlah besar uang untuk kegiatan lobi tapi juga mendapatkan banyak keuntungan. Yataro banyak menolong teman-temannya yang kemudian membantu juga membantunya ketika mengalami kesulitan. Dia sangat cerdik membina hubungan bisnis yang membuatnya berjaya di masa depan. Namun Yataro, tidak ditakdirkan untuk memimpin organisasi Mitsubishi dalam waktu lama. Dia meninggal karena kanker saat berusia 50 tahun, kemudian kendali Mitsubishi dipegang putranya.

Definisi dan CIri-Ciri Kewirausahaan

Definisi dari kewirausahaan itu sendiri adalah proses mengembangkan usaha  dan membawa visi dalam kehidupan. Visi tersebut adalah berupa ide gagasan, untuk memulai sebuah usaha.
Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang  lebih besar.

Kewirausahaan juga bisa diartikan sebagai sikap dan perilaku mandiri yang mampu memadukan unsur cipta, rasa dan karya atau mampu menggabungkan unsur kreativitas, tantangan, kerja keras dan kepuasan untuk mencapai prestasi maksimal .

Ciri – ciri Kewirausahaan diantaranya :
1. Selalu berusaha meningkatkan kemampuan dan ketangguhan perusahaan terutama dengan pembinaan motivasi dan semangat kerja serta pemupukan permodalan.
2. Selalu berusaha untuk mendapat keuntungan melalui berbagai keunggulan dalam memuaskan langganan.
3. Berpikir dan bertindak strategik, adaptif terhadap perubahan dalam berusaha mencari peluang keuntungan termasuk yang mengandung resiko agak besar dan dalam

Rabu, 03 November 2010

Tugas Ilmu Sosial Dasar

 6.2. EVALUASI

1. Jelaskan pengertian sosiologi menurut pandangan saudara, berdasarkan pendapat pendapat tentang sosiologi dari beberapa pendapat pakar sosiologi yang telah kalian pelajari.
2. Jelaskan, mengapa sosiologi dikategorikan dalam kelompok ilmu sosial ?
3. Jelaskan perbedaan bahasan antara sosiologi dengan ekonomi, atau ilmu politik yang juga termasuk di dalam lingkup ilmu ilmu social!
4. Sebut dan jelaskan empat sifat dari ilmu pengetahuan secara terperinci.
5. Obyek dari sosiologi adalah masyarakat. Coba jelaskan masyarakat dari sudut pandang yang bagaimana yang menjadi obyek dari sosiologi ?
6. Masyarakat sebagai suatu sistem yang terwujud dari kehidupan bersama manusia. tentunya memiliki ciri-ciri pokok agar dapat disebut sebagai suatu masyarakat, Sebutkan ciri-ciri pokok dari masyarakat tersebut ?
7. Untuk mempelajari obyeknya, sosiologi memiliki metode-metode atau cara kerja yang dapat dipakai, diantaranya adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif Jelaskan kedua metode tersebut, serta bagaimana penerapannya untuk mempelajari sosiologi?
8. Metode fungsionalisme juga sering digunakan oleh sosiologi, mengapa metode ini digunakan oleh sosiologi ?



Jawaban :
1. Pengertian sosiologi : ilmu yang mempelajari
atau membicarakan tentang masyarakat yang meliputi gejala-gejala sosial, struktur' sosial, dan perubahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat.

2. ini dikarenakan pokok permasalahan dalam ilmu sosial pada umumnya membicarakan kehidupan sosial manusia, masyarakat atau kehidupan bersama. Sedangkan Sosiologi dapat dikatakan ilmu yang membahas tentang masyarakat. Dengan demikian jelas bahwa Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial, karena yang menjadi bahasan adalah masyarakat.

3. Perbedaan Bahasan Sosiologi :
Ekonomi : ilmu ekonomi hanya mempelajari segi ekonominya; sedangkan Sosiologi mempelajari unsur-unsur kemasyarakatan secara keseluruhan.
Ilmu Politik : Ilmu Politik juga mempelajari suatu segi khusus yakni kehidupan masyarakat yang menyangkut soal kekuasaan. Sedangkan Sosiologi memusatkan perhatiannya pada segi masyarakat yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umumnya.

4. Empat sifat ilmu pengetahuan :

1. Bersifat Empiris = sosiologi itu didasarkan pada pengamatan dan penalaran. Pengamatan berarti susunan yang berhubungan dengan panca indra manusia, yang dialaminya dalam kehidupan sosial. Sedangkan penalaran berarti semua yang berhubungan dengan akal budi manusia atau yang bersifat rasional.
2. Bersifat teoritis = yaitu ilmu pengetahuan tersebut selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Abstraksi tersebut merupakan kerangka unsur-unsur yang tersusun secara logis serta bertujuan untuk menjelaskan hubungan-hubungan sebab akibat, hingga menjadi teori.
3. Bersifat kumulatif = teori-teori sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada dalam arti memperbaiki, memperluas, serta memperhalus teori-teori yang lama, hingga menjadi baik atau dapat mencapai kesempumaan.
4. Bersifat Non-etis = sosiologi dalam usahanya menggambarkan dan menjelaskan masyarakat atau individu sama sekali tidak bermaksud untuk menanyakan apakah masyarakat dilihat dari segi moral baik atau tidak. Sosiologi hanya menjelaskan perilaku sosialnya. Atau dengan kata lain untuk menjelaskan fakta tersebut secara analitis.


5. Masyarakat dapat ditelaah dari dua sudut :

* Segi struktural dinamakan pula struktur sosial, yaitu keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial, serta lapisan-lapisan sosial.
* sudut dinamika, masyarakat yaitu adalah apa yang disebut dengan proses sosial, dan perubahan-perubahan sosial. Proses sosial diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara pelbabagai segi kehidupan bersama.


6. Ciri-ciri pokok dari masyarakat :
- Manusia yang hidup bersama. Secara teoritis, jumlah manusia yang hidup bersama itu ada dua orang. Di dalam ilmu sosial khususnya sosiologi, tidak ada suatu ukuran yang mutlak atau angka yang pasti untuk menentukan berapa jumlah manusia yang harus ada.
- Bergaul selama jangka waktu yang cukup lama.
- Adanya kesadaran, bahwa setiap manusia merupakan bagian dari suatu kesatuan.

7. Motode-motode :
Ø Metode Kualitatif
Pada metode ini, mengutamakan bahan-bahan yang sukar dapat diukur dengati menggunakan angka-angka ataupun dengan ukuran-ukuran lain yang lebih eksak walau baban-bahan tersebut terdapat dengan nyata di dalam masyarakat. Metode kualitatif ini mencakup pula metode historis dan metode komparatif. Metode historis adalah metode yang menggunakan analisis atas peristiwa-peristiwa dalam masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum. Kalau pada metode komparatif lebih mementingkan perbandingan antara bermacam-macam masyarakat beserta bidang-bidangnya, untuk memperoleh perbedaan dan persamaan-persamaan serta sebab-sebabnya. Perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan tersebut bertujuan untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk mengenai perilaku masyarakat pada masa silam dan masa sekarang, dan juga mengenai masyarakat-masyarakat yang mempunyai tingkat peradaban yang berbeda atau yang sama.



Ø Metode Kuantitatif
Metode Kuantitatif adalah metode yang mengutamakan bahan-bahan keterangan dengan angka-angka, sehingga gejala-gejala yang diteliti dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel dan formula-formula yang kesemuanya menggunakan ilmu pasti atau matematika. Yang dapat dikategorikan kedalam metode kuantitatif adalah metode statistik yang bertujuan menelaah gejala-gejala sosial secara sistematis. Pada masa sekarang ini telah dikenal suatu teknik yang dinamakan sosiometri. Tekhnik ini berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif. Sosiometri menggunakan skala-skala dan angka-angka untuk mempelajari hubungan-hubungan antar manusia di dalam masyarakat. Jadi Sosiometri adalah himpunan konsep-konsep dan metode-metode yang bertujuan untuk menggambarkan dan meneliti hubungan-hubungan antar manusia secara kuantitatif.

8. Metode fungsionalisme :
metode ini bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga- lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. Metode ini berpendirian bahwa unsur-unsur yang membentuk masyarakat mempunyai hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi, dan masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda terhadap masyarakat.


6.2. EVALUASI

1. Jelaskan pengertian sosiologi menurut pandangan saudara, berdasarkan pendapat pendapat tentang sosiologi dari beberapa pendapat pakar sosiologi yang telah kalian pelajari.
2. Jelaskan, mengapa sosiologi dikategorikan dalam kelompok ilmu sosial ?
3. Jelaskan perbedaan bahasan antara sosiologi dengan ekonomi, atau ilmu politik yang juga termasuk di dalam lingkup ilmu ilmu social!
4. Sebut dan jelaskan empat sifat dari ilmu pengetahuan secara terperinci.
5. Obyek dari sosiologi adalah masyarakat. Coba jelaskan masyarakat dari sudut pandang yang bagaimana yang menjadi obyek dari sosiologi ?
6. Masyarakat sebagai suatu sistem yang terwujud dari kehidupan bersama manusia. tentunya memiliki ciri-ciri pokok agar dapat disebut sebagai suatu masyarakat, Sebutkan ciri-ciri pokok dari masyarakat tersebut ?
7. Untuk mempelajari obyeknya, sosiologi memiliki metode-metode atau cara kerja yang dapat dipakai, diantaranya adalah metode kualitatif dan metode kuantitatif Jelaskan kedua metode tersebut, serta bagaimana penerapannya untuk mempelajari sosiologi?
8. Metode fungsionalisme juga sering digunakan oleh sosiologi, mengapa metode ini digunakan oleh sosiologi ?



Jawaban :
1. Pengertian sosiologi : ilmu yang mempelajari
atau membicarakan tentang masyarakat yang meliputi gejala-gejala sosial, struktur' sosial, dan perubahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat.

2. ini dikarenakan pokok permasalahan dalam ilmu sosial pada umumnya membicarakan kehidupan sosial manusia, masyarakat atau kehidupan bersama. Sedangkan Sosiologi dapat dikatakan ilmu yang membahas tentang masyarakat. Dengan demikian jelas bahwa Sosiologi merupakan bagian dari ilmu sosial, karena yang menjadi bahasan adalah masyarakat.

3. Perbedaan Bahasan Sosiologi :
Ekonomi : ilmu ekonomi hanya mempelajari segi ekonominya; sedangkan Sosiologi mempelajari unsur-unsur kemasyarakatan secara keseluruhan.
Ilmu Politik : Ilmu Politik juga mempelajari suatu segi khusus yakni kehidupan masyarakat yang menyangkut soal kekuasaan. Sedangkan Sosiologi memusatkan perhatiannya pada segi masyarakat yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umumnya.

4. Empat sifat ilmu pengetahuan :

1. Bersifat Empiris = sosiologi itu didasarkan pada pengamatan dan penalaran. Pengamatan berarti susunan yang berhubungan dengan panca indra manusia, yang dialaminya dalam kehidupan sosial. Sedangkan penalaran berarti semua yang berhubungan dengan akal budi manusia atau yang bersifat rasional.
2. Bersifat teoritis = yaitu ilmu pengetahuan tersebut selalu berusaha untuk menyusun abstraksi dari hasil-hasil observasi. Abstraksi tersebut merupakan kerangka unsur-unsur yang tersusun secara logis serta bertujuan untuk menjelaskan hubungan-hubungan sebab akibat, hingga menjadi teori.
3. Bersifat kumulatif = teori-teori sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada dalam arti memperbaiki, memperluas, serta memperhalus teori-teori yang lama, hingga menjadi baik atau dapat mencapai kesempumaan.
4. Bersifat Non-etis = sosiologi dalam usahanya menggambarkan dan menjelaskan masyarakat atau individu sama sekali tidak bermaksud untuk menanyakan apakah masyarakat dilihat dari segi moral baik atau tidak. Sosiologi hanya menjelaskan perilaku sosialnya. Atau dengan kata lain untuk menjelaskan fakta tersebut secara analitis.


5. Masyarakat dapat ditelaah dari dua sudut :

* Segi struktural dinamakan pula struktur sosial, yaitu keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial, serta lapisan-lapisan sosial.
* sudut dinamika, masyarakat yaitu adalah apa yang disebut dengan proses sosial, dan perubahan-perubahan sosial. Proses sosial diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara pelbabagai segi kehidupan bersama.


6. Ciri-ciri pokok dari masyarakat :
- Manusia yang hidup bersama. Secara teoritis, jumlah manusia yang hidup bersama itu ada dua orang. Di dalam ilmu sosial khususnya sosiologi, tidak ada suatu ukuran yang mutlak atau angka yang pasti untuk menentukan berapa jumlah manusia yang harus ada.
- Bergaul selama jangka waktu yang cukup lama.
- Adanya kesadaran, bahwa setiap manusia merupakan bagian dari suatu kesatuan.

7. Motode-motode :
Ø Metode Kualitatif
Pada metode ini, mengutamakan bahan-bahan yang sukar dapat diukur dengati menggunakan angka-angka ataupun dengan ukuran-ukuran lain yang lebih eksak walau baban-bahan tersebut terdapat dengan nyata di dalam masyarakat. Metode kualitatif ini mencakup pula metode historis dan metode komparatif. Metode historis adalah metode yang menggunakan analisis atas peristiwa-peristiwa dalam masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip umum. Kalau pada metode komparatif lebih mementingkan perbandingan antara bermacam-macam masyarakat beserta bidang-bidangnya, untuk memperoleh perbedaan dan persamaan-persamaan serta sebab-sebabnya. Perbedaan-perbedaan dan persamaan-persamaan tersebut bertujuan untuk mendapatkan petunjuk-petunjuk mengenai perilaku masyarakat pada masa silam dan masa sekarang, dan juga mengenai masyarakat-masyarakat yang mempunyai tingkat peradaban yang berbeda atau yang sama.



Ø Metode Kuantitatif
Metode Kuantitatif adalah metode yang mengutamakan bahan-bahan keterangan dengan angka-angka, sehingga gejala-gejala yang diteliti dapat diukur dengan mempergunakan skala, indeks, tabel dan formula-formula yang kesemuanya menggunakan ilmu pasti atau matematika. Yang dapat dikategorikan kedalam metode kuantitatif adalah metode statistik yang bertujuan menelaah gejala-gejala sosial secara sistematis. Pada masa sekarang ini telah dikenal suatu teknik yang dinamakan sosiometri. Tekhnik ini berusaha meneliti masyarakat secara kuantitatif. Sosiometri menggunakan skala-skala dan angka-angka untuk mempelajari hubungan-hubungan antar manusia di dalam masyarakat. Jadi Sosiometri adalah himpunan konsep-konsep dan metode-metode yang bertujuan untuk menggambarkan dan meneliti hubungan-hubungan antar manusia secara kuantitatif.

8. Metode fungsionalisme :
metode ini bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga- lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat. Metode ini berpendirian bahwa unsur-unsur yang membentuk masyarakat mempunyai hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi, dan masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda terhadap masyarakat.